Didukung MUI, Ini Aturan Main Saham Syariah

Aditya Pratama, Jurnalis · Senin 12 April 2021 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 12 278 2393212 didukung-mui-ini-aturan-main-saham-syariah-s7CkFXfEys.jpg Syariah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen menyebut bahwa hampir seluruh infrastruktur landasan hukum penerbitan dan transaksi efek syariah telah tersedia. Adapun landasan hukum efek syariah berupa saham sukuk termasuk sukuk crowd funding dan sukuk daerah telah mendapatkan landasan hukum.

Baca Juga: IHSG Terperosok 1,3% ke 5.989 Jeda Siang Ini

"Demikian juga terkait produk investasi syariah seperti reksa dana syariah, efek beragun aset syariah, dana investasi real estat syariah juga telah mendapatkan landasan hukumnya," ujar Hoesen dalam acara Peringatan Satu Dekade Kebangkitan Pasar modal Syariah Indonesia secara virtual, Senin (12/4/2021).

Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat, Awal Pekan Ini Start di 6.076

Hoesen menambahkan, peraturan terkait pencatatan sukuk di Bursa telah ada sejak tahun 2002. Selain itu, Indonesia telah memiliki peraturan pencatatan efek bersifat utang pada tahun ini, yaitu Peraturan BEI Nomor 1G tentang pencatatan sukuk.

"Dan tentunya ini atas support dan dukungan dari MUI dengan dikeluarkannya berbagai fatwa yang mendukung kegiatan dari pasar modal syariah," kata dia.

Dia menyebut, dengan adanya landasan hukum dan fatwa yang memadai tersebut telah mendorong perkembangan produk pasar modal syariah, dimana jumlah saham yang masuk daftar efek syariah terus bertambah, begitu juga dengan jumlah maupun variasi produk sukuk dan reksa dana syariah terus bertambah dan dari sisi pelaku industri juga terdapat peningkatan para pelaku yang terlibat dalam penerbitan efek di pasar modal syariah.

"Seperti penjamin emisi dan wali amanat yang terlibat dalam penerbitan sukuk korporasi, manajer investasi yang mengelola reksa dana syariah, bank kustodian dan perusahaan efek yang menyediakan fasilitas online trading syariah," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini