Share

Tayangkan Euro 2020, K-Vision Imbau Masyarakat Tak Lakukan Pembajakan Hak Siar

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Jum'at 07 Mei 2021 13:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 320 2407130 tayangkan-euro-2020-k-vision-imbau-masyarakat-tak-lakukan-pembajakan-hak-siar-DVY3MufsH4.jpg

JAKARTA – Piala Eropa atau EURO 2020 edisi ke-16 yang seharusnya dilangsungkan pada musim panas 2020, terpaksa diundur hingga 2021 akibat adanya pandemi Covid-19. Untuk memperingati ulang tahun ke-60 kompetisi Piala Eropa, event ini akan tetap digelar menggunakan nama EURO 2020 dan bukan 2021.

Pertama kalinya sepanjang sejarah turnamen akan diadakan di 12 kota dalam 12 negara berbeda. Yakni, dua laga semi-final beserta final seluruhnya akan dilangsungkan di Wembley Stadium, London, Inggris. Rencananya, pertandingan EURO 2020 ini akan dimulai pada 12 Juni hingga 12 Juli 2021.

Sebagai informasi, semua pertandingan ini juga akan disiarkan secara live di Indonesia. Baik melalui media televisi teresterial, satelit, dan streaming. Berikut media yang mendapatkan hak siar yaitu, RCTI (siaran teresterial), MNC Vision; K-Vision;dan GOL (siaran tv satelit berbayar), serta Mola TV dan MNC Play (siaran OTT/streaming).

Baca Juga: Tahan Segala Cuaca, Berkonten Terbaik & Bonus Jutaan Rupiah, CEO IPTV: MNC Vision, Pay TV Keluarga Indonesia!

K-Vision sebagai tv satelit berbayar sangat konsen dengan tayangan-tayangan sepak bola. Sejak penyiaran perdananya pada tahun 2014, PT Digital Vision Nusantara atau K-Vision telah berturut-turut sukses menayangkan beberapa gelaran sepak bola paling bergengsi di dunia. Di antaranya, FIFA World Cup 2014 Brasil, FIFA World Cup 2018 Rusia, UEFA Champion League 2015 – 2018, serta Copa America tahun 2015, 2016, dan 2019.

Tidak berhenti sampai di situ, sebagai licensed channel, K-Vision kembali akan menayangkan gelaran pertandingan sepak bola bergengsi, yakni 2020 UEFA European Football Championship atau yang dikenal Piala Eropa 2020.

Baca Juga: Vision + Jadi Platform Streaming Online Nomor 6 Terbesar di Indonesia

Direktur Operasional K-Vision Yohanes Yudistira mengatakan, K-Vision secara terus-menerus berusaha untuk mempersembahkan gelaran pertandingan sepak bola terbaik dari seluruh dunia. Hal tersebut dilakukan demi memanjakan para pelanggan setia K-Vision.

“Setelah selesainya perhelatan Piala Menpora 2021 pada April lalu, K-Vision akan kembali memanjakan pelanggan dengan penayangan selama satu bulan penuh untuk seluruh pertandingan Piala Eropa 2020,” katanya, Jumat (7/5/2021).

Sementara itu, berdasarkan survei, jumlah peminat sepak bola di Indonesia untuk pertandingan sepak bola pada taraf internasional tergolong sangat tinggi. Yakni, berada di peringkat kedua paling besar di seluruh dunia.

Akan tetapi, besarnya biaya hak siar yang harus dibayarkan oleh penyelenggara televisi satelit kerap kali menyebabkan perusahaan penyelenggara televisi satelit tidak mendapat keuntungan. Bahkan, mengalami kerugian untuk penayangannya.

Diketahui, masalah tersebut terjadi karena adanya tingkat pembajakan dan pelanggaran hak siar yang sangat tinggi di wilayah Indonesia. Tentunya, perhelatan Piala Eropa 2020 mungkin saja tidak terlepas dari isu pembajakan seperti yang telah terjadi sebelumnya pada gelaran turnamen sepak bola yang ditayangkan oleh K-Vision.

Menanggapi hal ini, Yohanes berharap agar seluruh masyarakat tidak melakukan berbagai tindakan yang dikategorikan sebagai pembajakan atau pelanggaran atas hak siar K-Vision.

“Kami menemukan banyak sekali penggunaan bisskey, ticket-fly, atau berbagai cara lainnya di lapangan untuk mengambil siaran tanpa izin. Ini sangatlah tidak tepat dan kami harap tidak dilakukan karena melanggar atas hak siar yang dimiliki oleh pemegang hak,” ujar dia.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, dia menuturkan, hal tersebut sama seperti yang telah terjadi di Ternate dan Timika. Di mana, pengadilan memutus bersalah serta memberikan hukuman penjara kepada pihak yang terbukti melakukan tindakan tersebut. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini