Dolar AS Kian Melemah, Investor Pilih Mata Uang Lain

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 26 Mei 2021 07:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 26 278 2415617 dolar-as-kian-melemah-investor-pilih-mata-uang-lain-dqq2V8xIoe.jpg Dolar AS Melemah (Foto: Okezone.com)

NEW YORK - Dolar AS memperpanjang pelemahan terhadap mata uang utama pada perdagangan Selasa. Hal ini karena Federal Reserve AS menyatakan suku bunga AS akan tetap turun untuk kebijakan moneter, meskipun ada tekanan inflasi saat ini.

Dolar AS juga melemah karena imbal hasil Treasury AS jatuh ke posisi terendah. Benchmark 10-year Treasuries jatuh serendah 1,56% pada Selasa sore.

Kepala Strategi Pasar Bannockburn Global Forex, Marc Chandler menilai, mata uang negara lain lebih kompetitif terhadap dolar karena sudah melakukan penyesuaian kenaikan suku bunga dalam sebulan terakhir.

Baca Juga: Dolar AS Tertekan, Bitcoin Balik Menguat

"Federal Reserve tampaknya berada di belakang beberapa bank sentral lainnya dalam menyesuaikan dan mengkalibrasi ulang kebijakan moneter," ujarnya, dilansir dari Reuters, Rabu (26/5/2021).

Sejak akhir Maret, dolar telah menurun karena keyakinan bahwa suku bunga AS yang rendah membuat uang tunai akan ke luar negeri untuk memperoleh keuntungan. Pasalnya ekonomi negara lain saat ini mulai pulih lebih cepat dari pandemi.

Baca Juga: Dolar AS Naik, Bitcoin Turun 11,5%

Indeks dolar terhadap mata uang utama turun 0,2% pada 89,646. Pada pagi hari, harga jatuh ke 89,533, terendah sejak 7 Januari.

Analis menilai bahwa dolar kemungkinan akan melemah terhadap banyak mata uang sampai pasar melihat data ekonomi dan suku bunga AS yang lebih kuat.

Euro naik ke level Januari dan terakhir naik 0,3% hari itu USD1,2253. Pound Inggris yang telah naik sekitar 2% terhadap dolar sejak April, terhenti pada level USD1,4149.

Sterling membutuhkan bukti baru dari kekuatan ekonomi Inggris untuk kembali ke level tertinggi di 2021 pada level USD1,4240.

Cryptocurrency Bitcoin dan Ether turun sekitar 3% untuk siang hari di New York.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini