Investigasi Anti Dumping Resmi Diberhentikan, Mendag : RI Siap Bersaing dengan Malaysia

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 23 Juni 2021 13:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 23 320 2429666 investigasi-anti-dumping-resmi-diberhentikan-mendag-ri-siap-bersaing-dengan-malaysia-PhXiYWXpJX.jpg Mendag Muhammad Lutfi (Foto: Kemendag)

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag), menyambut baik penghentian penyelidikan anti dumping atas impor produk polyethylene terephthalate (PET) asal Indonesia oleh Pemerintah Malaysia.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan Penetapan ini dipublikasikan dalam dokumen Federal Government Gazettetentang Notice of Negative Final Determinationpada 22 April 2021.

“Kami menyambut baik penghentian penyelidikan anti dumping untuk produk PET Indonesia. Ini memastikan peluang ekspor PET Indonesia terbuka dan siap bersaing di pasar Malaysia. Kami berharap, peluang ini dapat dimanfaatkan oleh para produsen dan eksportir Indonesia untuk meningkatkan ekspor dan menjaga akses pasar ke negara mitra dagang,” ungkap Mendag Lutfi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (23/6/2021).

Baca Juga: Mendag: ICA-CEPA Jadi Peluang Dagang dan Investasi RI-Kanada

Dalam dokumen tersebut disampaikan, importasiproduk PET yang diantaranya berasal dari Indonesia tidak menyebabkan kerugian material pada industri dalam negeri Malaysia yang memproduksi produk serupa.Selain Indonesia, Pemerintah Malaysia jugamenghentikan penyelidikan anti-dumping produk PET dari Tiongkok, Korea, dan Vietnam.

Baca Juga: Duh Kasian, Anggaran Mendag Rp307 Miliar Masih Diblokir Sri Mulyani

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, kinerja ekspor produk PET Indonesia ke Malaysia (kode HS 3907.61.00 00, 3907.69.10 00, dan 3907.69.90 00) selama periode 2016—2020 mengalami tren penurunan sebesar12,04%. Nilai ekspor tertinggi dicapai pada 2016 yaitu sebesar USD 2,5 juta. Sementara, nilai ekspor terendah ada pada 2020 yaitu tercatat sebesarUSD 1 juta.

Plt Direktur Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana meyakini,upaya yang dilakukan Kementerian Perdagangan membuahkan hasil yang positif dengan dihentikannya penyelidikan antidumping oleh otoritas Malaysia.“Kementerian Perdagangan telah mengupayakan pengamanan akses pasar dengan melakukan pembelaan terhadap produkPET kepada otoritas Malaysia. Hasilnya,terbukti otoritas Malaysia tidak menemukan kerugian yang disebabkan produk asal Indonesia,”jelas Wisnu.

Direktur Pengamanan Perdagangan Pradnyawati mengapresiasi otoritas Malaysia yang bekerja secara profesional dan adil dalam penyelidikan PET ini.

“Kami mengapresiasi otoritas Malaysia yang melakukan penyelidikan secara adil dan transparan. Ini merupakan halpositif di tengah maraknya penggunaan instrumen trade remedies oleh beberapa negara mitra daganguntuk melindungi pasar dalam negerinya,”imbuh Pradnyawati.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini