Sah! Indika Energy Caplok Saham NUS Rp608,4 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Jum'at 08 Oktober 2021 11:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 08 278 2483196 sah-indika-energy-caplok-saham-nus-rp608-4-miliar-KtjSXtOs2x.jpg Indika Energy Caplok Saham (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Emiten pertambangan, PT Indika Energy Tbk (INDY) melalui anak usahanya, PT Indika Mineral Investindo (IMI) mengakuisisi 168 juta unit saham Nusantara Resources Limited (NUS). Adapun nilai keseluruhan dari transaksi akusisi saham ini sebesar Rp 608,45 miliar.

Corporate Secretary Indika Energy, Adi Pramono mengatakan, akuisisi seluruh modal yang disetor dan ditempatkan di NUS dilakukan perseroan melalui mekanisme scheme of arrangement sebagaimana diatur Australian Corporation Act 2001.

Dirinya menjelaskan, perseroan mengeluarkan dana keseluruhan sebesar AUD 58 juta atau setara Rp 608,45 miliar untuk mengakuisisi 168 juta saham NUS dengan harga AUD 35 per saham atau setara Rp 362.120 per saham.

Baca Juga: Viral Mahar Pernikahan Saham BMRI dan TLKM, Netizen: Boleh Juga Idenya

Adi mengatakan, transaksi tersebut merupakan langkah strategis perseroan sebagai salah satu strategi diversifikasi usaha.

"Penyelesaian transaksi tersebut telah mengantongi persetujuan pemegang saham NUS pada RUPS yang digelar pada 22 September lalu. Termasuk mendapat persetujuan dari pengadilan di Australia pada 24 September 2021 lalu," kata Adi seperti dilansir Harian Neraca, Jumat (8/10/2021).

Baca Juga: BEI Suspensi 33 Emiten, Ini Daftarnya

Sebagai informasi, Indika Energy saat ini tengah menambah portofolio investasi non batubara. Oleh karena itu, melalui PT Indika Energy Infrastructure dan The China Navigation Co. Pte. Ltd (CNCo) mendivestasi sebanyak 51% saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) kepada PT Galley Adhika Arnawama (GAA).

Semester pertama 2021, PT Indika Energy Tbk mencetak laba inti sebesar US$ 55,8 juta setara Rp807,3 miliar sepanjang atau meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 6,5 juta. Peningkatan permintaan dan terbatasnya pasokan batu bara telah meningkatkan harga jual batu bara yang turut berperan dalam peningkatan laba bersih perseroan.

Indika Energy juga mencatat hasil positif untuk laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 12 juta atau meningkat dibandingkan rugi bersih sebesar USD 21,9 juta pada semester I 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini