Share

Bangun 5 SPAM Rp46,9 Miliar, Menteri Basuki Ingin Masyarakat Dapat Air Berkualitas

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Sabtu 23 April 2022 19:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 23 470 2583914 bangun-5-spam-rp46-9-miliar-menteri-basuki-ingin-masyarakat-dapat-air-berkualitas-wfmX9lY8TI.jpeg Proyek SPAM supaya Masyarakat Dapat Air Berkualitas. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan pembangunan dan optimalisasi 5 Sistem Penyedia Air Minum (SPAM). Adapun total anggaran yang diserap dari pembangunan dan optimalisasi 5 SPAM adalah Rp46,9 miliar.

Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan akses air bersih bagi seluruh masyarakat Indonesia dan mencegah stunting atau gangguan pertumbuhan pada balita.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan layanan SPAM diutamakan untuk pemenuhan kebutuhan domestik agar masyarakat menikmati air minum berkualitas dengan harga terjangkau, berkesinambungan selama 24 jam.

Baca Juga: Menteri Basuki Bangun 2 Infrastruktur Air Bersih Tanpa APBN

"Selain itu untuk meningkatkan perbaikan kesehatan masyarakat yang berhubungan dengan air bersih,” kata Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Jumat (22/4/2022).

Kementerian PUPR telah menyelesaikan pembangunan maupun optimalisasi 5 SPAM. Pertama, pembangunan SPAM Ibu Kota Kecamatan (IKK) Petasia di Kabupaten Morowali Utara yang terdiri dari pembangunan instalasi pengelolaan air (IPA) dengan kapasitas 40 liter/detik dan jaringan perpipaan bagi 300 sambungan rumah (SR). Pembanguan ini menelan biaya Rp10,9 miliar dan progresya 100%.

Baca Juga: Proyek SPAM Jatiluhur Dimulai, Menteri PUPR: Kurangi Penggunaan Air Tanah Jakarta

Kedua, pembangunan IPA dan jaringan perpipaan SPAM IKK Tangkura Tokararu di Kota Poso. IPA dibangun berkapasitas 40 liter/detik serta akan disambungkan ke 225 SR. Kedua pekerjaan ini dilaksanakan pada TA 2021 dan progresnya mencapai 100% dengan anggaran Rp9,1 miliar untuk pembangunan IPA dan Rp8 miliar untuk pembangunan jaringan perpipaan.

Selanjutnya optimalisi SPAM juga dilakukan di IKN Mamosalato di Kabupaten Morowali Utara. Pengerjaannya meliputi rehabilitasi terhadap bangunan IPA eksisting berkapasitas 10 liter/detik dengan total anggaran Rp3,7 miliar.

Baca Juga: KKP Selamatkan Kerugian Negara Sebesar Rp30 Miliar dari Tindak Penyelundupan BBL

Selanjutnya dilaksanakan optimalisasi SPAM IKK Mamosalato Tahap II yang meliputi pembangunan jaringan pipa distribusi serta sambungan rumah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan anggaran Rp3,8 miliar dan sudah selesai 100%.

Selain itu dilaksanakan optimalisasi SPAM IKK Bokat TAhap II di Kabupaten Buol. Lingkup pekerjaan meliputi rehabilitasi intake, kompleks WTP, reservoir distribusi, pembangunan jaringan pipa distribusi serta sambungan rumah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan anggaran Rp4,1 miliar dan sudah selesai 96,54%.

Terakhir Kementerian PUPR membangun jaringan perpipaan SPAM IKK Bora. Lingkup kegiatan meliputi rehabilitasi intake, kompleks WTP, reservoir distribusi, pembangunan jaringan pipa distribusi serta sambungan rumah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan anggaran Rp7,3 miliar dan sudah selesai 56,99%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini