JAKARTA – PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) meraup laba bersih senilai Rp53,526 miliar atau naik 43,4% dibandingkan periode sama tahun 2021 yang terbilang Rp36,684 miliar.
Hasil itu mendongkrak laba per saham dasar ke level Rp13,6, sedangkan akhir Maret 2021 berada di level Rp9,32.
Sementara pendapatan usaha tumbuh 10,9% menjadi Rp244,84 miliar yang ditopang pendapatan sewa dari PT Indosat Tbk senilai Rp43,1 miliar. Disusul pendapatan sewa dari PT Smartfren Telecom Tbk senilai Rp36,71 miliar.
Bahkan pendapatan dari Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta naik 100 persen mejadi Rp30,59 miliar.
Berikutnya, pendapatan sewa dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk senilai Rp22,5 miliar, PT jelajah Data Semesta turun 6,6% menjadi Rp20,4 miliar, PT XL Axiata Tbk senilai Rp15,41 miliar, PT Hutchinso 3 Indonesia turun 12,5% menjadi Rp14,6 miliar dan pendaoatn lain lain tumbuh 9,7% menjadi Rp48,56 miliar.
Walau beban pokok pendapatan bengkak 12,9% menjadi Rp105,48 miliar, tapi laba kotor tumbuh 10,3% menjadi Rp139,3 miliar.