Share

Duta Pertiwi Nusantara (DPNS) Bagi-Bagi Dividen Rp4,96 Miliar

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Rabu 22 Juni 2022 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 278 2615905 duta-pertiwi-nusantara-dpns-bagi-bagi-dividen-rp4-96-miliar-nxkajTFS2X.jpg DPNS Bagi-Bagi Dividen (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) melakukan pembagian dividen sebesar Rp4,96 miliar atau Rp15,- per saham atas laba tahun buku 2021.

Pembagian dividen emiten industri perekat ini dilakukan terhadap total 331,12 juta saham yang beredar. Keputusan tersebut telah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 17 Juni 2022.

Investor yang berhak atas dividen DPNS merupakan para pemegang saham yang namanya terdaftar dalam daftar pemegang saham (DPS) hingga 27 Juni 2022 di pasar reguler dan pasar negosiasi.

Sedangkan cum dividen di pasar tunai sekaligus tanggal akhir pencatatan berakhir hingga 29 Juni 2022, hingga pukul 15:00 WIB.

Adapun pembayaran dividen dilakukan pada 20 Juli 2022. Demikian disampaikan di keterbukaan informasi, Bursa Efek Indonesia, dikutip Rabu (22/6/2022).

Seperti diketahui, DPNS membukukan laba bersih tahun buku 2021 sebesar Rp23,88 miliar. Realisasi itu meningkat cukup signifikan sebesar 525,93% dibandingkan laba bersih tahun 2020 sebanyak Rp3,81 miliar.

Berikut adalah jadwal pembagian dividen tunai PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS):

A. Cum Dividen

- Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 27 Juni 2022

- Pasar Tunai: 29 Juni 2022

B. Ex Dividen

- Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 28 Juni 2022

- Pasar Tunai: 30 Juni 2022

C. Recording Date: 29 Juni 2022

D. Pembayaran Dividen: 20 Juni 2022

Ia menerangkan bahwa kenormalan baru, kebiasaan baru, tatanan kehidupan baru, kewajaran baru adalah sebuah istilah yang merujuk pada kondisi seusai pandemi COVID-19 sehingga mendorong masyarakat memiliki kesiapan untuk beraktivitas di luar rumah seoptimal mungkin, sehingga dapat beradaptasi dalam menjalani perubahan perilaku yang baru.

Sebagaimana yang tercantum pada PP Nomor 16 tahun 2021, ada empat prinsip keandalan bangunan gedung yang harus di penuhi dalam pembangunan rumah antara lain keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini