Share

Pengusaha Diminta Ikut Tangani Masalah Sampah

Diana Purnamasari, Okezone · Selasa 28 Juni 2022 10:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 28 455 2619464 pengusaha-diminta-ikut-tangani-masalah-sampah-qN5mXGLEaW.jfif Menparekraf Minta Pengusaha Ikut Tangani Masalah Sampah. (Foto: Okezone.com/Kemenpar)

JAKARTA  - Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif Sandiaga Uno menggelar pelatihan Cooking & Branding Class UMKM di Rumah Makan Bebek Pondok Galih, Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Dalam pelatihan, para pelaku UMKM juga menjajakan produknya. Salah satu produk sendal hotel menjadi perhatian Sandiaga sebab terbuat dari barang bekas atau sampah.

Sandiaga pun meminta para peserta untuk ikut menangani masalah sampah.

Baca Juga: Cerita Mantan Agen Koran Sukses Bisnis Ternak Kambing, Raup Ratusan Juta Jelang Idul Adha

"Ini adalah bank sampah dari ceritanya keren banget. Sebetulnya jalan jualan itu harga, tapi dari story produk ini secara tidak langsung kita ikut menangani masalah sampah, luar biasa," kata Sandiaga saat menunjukan produk sendal hotel, Selasa (28/6/2022).

Selain itu, Sandiaga juga memberitahu kepada para peserta yang kebingungan dalam mendesign kemasan. Ia menyarankan untuk mengikuti program Bedakan (Bedah Desain Kemasan).

Baca Juga: Mahasiswa 21 Tahun Ini Bisa Hasil Rp828 Juta dalam Setahun, Gimana Caranya?

"Nama programnya Bedakan, itu desain kemasan nanti dibantu kemasannya, pemasaran, dan digitalisasi," kata Sandiaga.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Sementara itu, Ketua Pelaksana Ahmad Roji, kegiatan pelatihan tersebut mengajarkan peserta untuk membuat produk makanan sehat. Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produk dari pelaku usaha yang ada di daerah Lombok.

"Alhamdulillah kita sudah tuntaskan kegiatan ini melibatkan 50 UMKM dengan tujuan meningkatkan kapasitas dari pelaku usaha yang ada di daerah Lombok. Disini peserta diajarkan untuk bisa menciptakan produk - produk makanan sehat," kata Roji.

Diketahui pelatihan tersebut akan terus dilanjutkan untuk menciptakan pelaku UMKM yang profesional. Nantinya, selain pelatihan memasak akan diadakan juga pelatihan yang lainnya seperti membuat souvenir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini