Share

Proses Pencairan BLT UMKM Masih Tunggu Anggaran Kemenkeu

Noviana Zahra Firdausi, Okezone · Senin 19 September 2022 20:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 19 320 2670562 proses-pencairan-blt-umkm-masih-tunggu-anggaran-kemenkeu-MFhkoFy8d0.jfif Pencairan BLT UMKM Tunggu Putusan Kemenkeu. (Foto: Okezone.com/Kemenkop)

JAKARTA - BLT UMKM hingga kini tak kunjung cair. Padahal pelaku usaha sangat menantikan bantuan yang katanya mencapai Rp600.000 tersebut.

Menurut Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satria, pencairan BLT UMKM masih menunggu anggaran dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Kami siap cairkan jika jadi turun," tambah Eddy.

Baca Juga: BLT UMKM 2022 Cair tapi Ada Syaratnya

Eddy mengatakan, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki juga sudah mengirim surat kepada Kementerian Keuangan perihal anggaran BLT UMKM 2022.

"Menteri kami sudah kirim surat lagi ke Kemenkeu," ujar Eddy.

Sementara itu, sejumlah Dinas Koperasi daerah sudah mengajukan usulan supaya UMKM segera dapat BLT. Sebab, banyak UMKM terdampak kenaikan harga BBM subsidi.

Misalnya, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lombok Tengah, Ikhsan mengusulkan supaya 30 ribu UMKM menjadi penerima manfaat program bantuan sosial bagi pelaku usaha mikro (BPUM) atau BLT UMKM.

Baca Juga: 30 Ribu UMKM Diusulkan Dapat BLT

"Yang diusulkan itu yang telah masuk data base. Semoga bantuan itu bisa segera disalurkan, karena ini kebijakan pemerintah daerah, kita daerah hanya mengusulkan," katanya.

Dia mengatakan, total jumlah pelaku UMKM yang sebenarnya telah diberikan bantuan dari pemerintah pusat atau Presiden sejak 2021 hingga saat ini sekitar 70 ribu pelaku UMKM. Bantuan yang diberikan itu sebagai salah satu upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi masyarakat dampak COVID-19 maupun kenaikan harga BBM.

"UMKM itu diharapkan bisa menyerap tenaga kerja dan percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Kenaikan harga BBM ini tentunya berdampak terhadap pertumbuhan UMKM, namun pihaknya berharap kepada pelaku UMKM bisa menyesuaikan biaya operasional, sehingga usahanya tetap berjalan. Selain itu, pemerintah daerah juga akan terus memberikan pembinaan kepada para pelaku UMKM, supaya tetap berkembang dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Bahan baku naik dan daya beli masyarakat menurun menjadi tantangan pelaku UMKM untuk terus aktif," kata Ikhsan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini