JAKARTA - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance mengubah susunan manajemen. Perubahan susunan manajemen ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).
Perseroan menyetujui pengangkatan Hafid Hadeli selaku Komisaris perusahaan, berlaku efektif sejak tanggal dinyatakan lulus uji kemampuan dan kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adapun dengan masa jabatan yang akan berakhir sampai dengan saat ditutupnya RUPST untuk tahun buku yang berakhir pada Desember 2023 yang akan diselenggarakan pada RUPST tahun 2024.
Semester pertama 2022, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp661 miliar atau tumbuh 40% secara year on year (yoy). Perolehan laba tersebut didukung membaiknya portofolio restrukturisasi dan biaya kredit (cost of credit/CoC).
Direktur Utama Adira Finance, I Dewa Made Susila bilang, pemulihan ekonomi nasional membuat portofolio restrukturisasi dan cost of credit (CoF) lebih baik. Sehingga perseroan membukukan pertumbuhan laba yang cukup tinggi, double digit di semester pertama tahun ini.
Dengan capaian tersebut, Adira Finance membukukan laba bersih meningkat sebesar 40% (yoy) menjadi Rp661 miliar pada semester I-2022. Mendongkrak return on asset (ROA) dan return on equity (ROE) masing-masing menjadi 5,4% dan 15,5%.