Share

Adira Finance (ADMF) Tunjuk Hafid Hadeli Jadi Komisaris

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Rabu 05 Oktober 2022 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 278 2681152 adira-finance-admf-tunjuk-hafid-hadeli-jadi-komisaris-4jcUypaXJX.jpg Adira Finance ubah manajemen (Foto: Antara)

JAKARTA - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance mengubah susunan manajemen. Perubahan susunan manajemen ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).

Perseroan menyetujui pengangkatan Hafid Hadeli selaku Komisaris perusahaan, berlaku efektif sejak tanggal dinyatakan lulus uji kemampuan dan kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adapun dengan masa jabatan yang akan berakhir sampai dengan saat ditutupnya RUPST untuk tahun buku yang berakhir pada Desember 2023 yang akan diselenggarakan pada RUPST tahun 2024.

Semester pertama 2022, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp661 miliar atau tumbuh 40% secara year on year (yoy). Perolehan laba tersebut didukung membaiknya portofolio restrukturisasi dan biaya kredit (cost of credit/CoC).

Direktur Utama Adira Finance, I Dewa Made Susila bilang, pemulihan ekonomi nasional membuat portofolio restrukturisasi dan cost of credit (CoF) lebih baik. Sehingga perseroan membukukan pertumbuhan laba yang cukup tinggi, double digit di semester pertama tahun ini.

Dengan capaian tersebut, Adira Finance membukukan laba bersih meningkat sebesar 40% (yoy) menjadi Rp661 miliar pada semester I-2022. Mendongkrak return on asset (ROA) dan return on equity (ROE) masing-masing menjadi 5,4% dan 15,5%.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dirinya menjelaskan, perolehan laba tersebut turut didukung membaiknya portofolio restrukturisasi kredit yang kini tersisa Rp3,2 triliun per Juni 2022, turun dari posisi tertinggi pada medio 2020 mencapai Rp19 triliun. Selain itu, lanjutnya, perseroan juga mencatat NPF Gross konsolidasi di posisi 2,0%, turun dari periode sebelumnya 3,3%.

Adapun NPF Coverage cukup tinggi sekitar 300%. Dari sisi bisnis, pembiayaan baru emiten multifinance berkode ADMF ini meningkat sebesar 21% (yoy) menjadi Rp14,3 triliun. Pembiayaan baru pada segmen mobil dan sepeda motor masing-masing meningkat sebesar 38% (yoy) dan 3% (yoy) di semester I-2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini