Share

Telkom Indonesia (TLKM) Raup Laba Rp19,4 Triliun di Kuartal III-2022, Ini Penopangnya

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Senin 31 Oktober 2022 12:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 31 278 2697828 telkom-indonesia-tlkm-raup-laba-rp19-4-triliun-di-kuartal-iii-2022-ini-penopangnya-CfEz1uO2bl.jpg Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) atau Telkom membukukan laba bersih operasi sebesar Rp19,42 triliun atau tumbuh sebesar 4,3% pada triwulan III-2022.

Dikutip Harian Neraca, di mana perseroan membukukan pendapatan konsolidasian Rp108,87 triliun dengan pertumbuhan positif sebesar 2,7% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Adapun laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) perseroan tercatat senilai Rp59,46 triliun atau tumbuh 2,6%.

 BACA JUGA:Telkom Buka Suara soal IPO Anak Usaha, Kapan?

Pencapaian ini merupakan hasil dari kinerja operasional perusahaan yang cukup bagus dengan tetap fokus pada langkah transformasi dan strategi utama Five Bold Moves.

"Di tengah tantangan disrupsi, Telkom mampu tumbuh cukup baik dan positif. Kami akan terus melanjutkan implementasi lima strategi Five Bold Moves demi pertumbuhan perseroan yang kompetitif dan berkelanjutan. Kami meyakini langkah ini akan memberikan value yang optimal tidak hanya bagi perseroan tapi bagi stakeholder,” kata Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah dikutip Senin (31/10/2022).

Kemudian, untuk Telkomsel selaku anak usaha Telkom juga membukukan kinerja positif dengan pendapatan sebesar Rp66,16 triliun atau tumbuh 1,6%. Sebagai bagian dari segmen bisnis mobile, Telkomsel melayani 159,8 juta pelanggan dengan data payload yang tumbuh positif hingga 20,7% menjadi 12.128.796 TB dan konsumsi payload menyentuh 11.785 MB per pengguna layanan data atau tumbuh 17,2%.

Sementara itu, investasi Telkomsel di GoTo juga menghasilkan synergy value yang cukup baik bagi perusahaan.

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

Adapun demi menjaga dan menjamin kualitas jaringan sekaligus fokus pada pengembangan bisnis digital, Telkomsel secara kontinyu membangun Base Transceiver Station dengan total mencapai 260.815 unit (tumbuh 6,1%) hingga September 2022, dengan 210.632 unit di antaranya merupakan BTS 3G/4G/5G.

Pada segmen Consumer, IndiHome masih menjadi mesin pertumbuhan pendapatan perusahaan dengan kinerja Rp20,9 triliun atau tumbuh 6,4%, dengan kontribusi terhadap total pendapatan perseroan meningkat menjadi 19,2% dari 18,5% pada periode yang sama tahun lalu.

Sebagai informasi, dengan penambahan 438 ribu pelanggan baru, hingga September 2022 IndiHome telah melayani 9 juta pelanggan atau tumbuh 6,8%.

Di segmen enterprise, perseroan mencatat kinerja sebesar Rp13,7 triliun dengan layanan B2B Digital IT Services dan Enterprise Connectivity sebagai kontributor utama pendapatan.

Lalu pendapatan segmen Wholesale and International tumbuh 7,6% menjadi Rp11,3 triliun dikontribusi pertumbuhan pada bisnis layanan suara wholesale internasional, serta bisnis digital termasuk layanan A2P domestik dan internasional.

Terakhir, untuk Mitratel selaku anak usaha Telkom terus memperkuat posisi sebagai perusahaan tower terbesar di Asia Tenggara melalui kepemilikan sebanyak 35.051 unit tower dengan tenancy ratio 1,44x.

Hingga akhir triwulan ketiga 2022, Mitratel membukukan pendapatan sebesar Rp5,6 triliun atau tumbuh 11,5%, dengan EBITDA dan laba bersih tumbuh 15,7% dan 18,1%.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini