Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wijaya Karya (WIKA) Raup Kontrak Baru Rp6,1 Triliun

Mutiara Oktaviana , Jurnalis-Senin, 08 Mei 2023 |11:45 WIB
Wijaya Karya (WIKA) Raup Kontrak Baru Rp6,1 Triliun
Saham WIKA (Foto: Freepik)
A
A
A

Berdasarkan riset tanggal 22 Februari 2023, analis Sinarmas Sekuritas Michael Filbery pernah mengatakan, saat ini WIKA mengerjakan beberapa proyek unggulan. Sebut saja Bandara Internasional Hang Nadim, Tol Semarang Demak, dan proyek IKN.

WIKA berpotensi mencatatkan pertumbuhan kontrak baru sebesar 10% yoy menjadi Rp 33,9 triliun pada 2023. Dari segi order book, WIKA masih mengindikasikan membukukan Rp 105,6 triliun alias naik 14,6% yoy pada 2023 yang merupakan terbesar kedua setelah WSKT. Akibat kekurangan modal kerja di 2022, WIKA juga merilis sukuk dan obligasi senilai Rp 2,5 triliun.

"Dengan demikian, saya mengharapkan bounce back dalam posisi kas di 2023," ucap Michael.

Di tahun 2022, WIKA menderita rugi bersih sebesar Rp59,696 miliar atau memburuk dibanding tahun 2021 yang membukukan laba bersih sebesar Rp117,66 miliar.

Akibatnya, saldo laba menyusut 1,9% menjadi Rp4,372 triliun. Kondisi ini berbalik dengan pendapatan bersih tumbuh 20,2% menjadi Rp21,48 triliun yang ditopang peningkatan pendapatan dari lini usaha infrastruktur dan gedung sebesar 14,4% menjadi Rp10,792 triliun.

Senada, pendapatan dari lini usaha industri terkerek 23,6% menjadi Rp5,689 triliun. Demikian juga dengan pendapatan dari lini usaha energi dan pembangkit listrik terangkat 16,9% menjadi Rp3,875 triliun. Bahkan, pendapatan dari hotel melonjak 210,05% menjadi Rp708,17 miliar.

Walau beban pokok pendapatan membengkak 19,2% menjadi Rp19,278 triliun. Tapi laba kotor tetap meningkat 29,98% menjadi Rp2,202 triliun.

(Taufik Fajar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement