Selanjutnya, sebesar Rp177,20 miliar dianggarkan sebagai modal atau dibukukan laba ditahan.
Investor yang berhak atas dividen merupakan pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) paling lambat pada 5 Juli 2023. Sedangkan tanggal pembayaran ditetapkan pada 21 Juli 2023.
Sebagai informasi, laba BIRD tahun 2022 melejit 4.545 persen year-on-year (yoy) mencapai Rp358,3 miliar, dibandingkan 2021 senilai Rp7,71 miliar.
Ini didukung peningkatan pendapatan usaha 61,65 persen yoy menjadi Rp3,59 triliun, dari Rp2,22 triliun pada 2021.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.