Khusus sektor emas dan pertambangan, Hans melihat potensi yang masih cukup solid seiring dengan dinamika harga komoditas global.
"Target tadi ya, kita cukup yakin IHSG ke 10 ribu. Kemudian emas seperti ANTM, BRMS, ARCI, MDKA masih cukup bagus. Ada juga potensi kebangkitan di batu bara seperti ITMG, AADI, PTBA, kemudian mining seperti ADMR dan ADRO. Itu menurut kami masih menarik," pungkas Hans Kwee.
Prediksi ini memberikan angin segar bagi para investor domestik untuk terus berpartisipasi dalam penguatan pasar modal nasional, didukung oleh fundamental ekonomi Indonesia yang tetap kokoh di tengah tantangan global pada 2026.
(Feby Novalius)