JAKARTA - Pergerakan harga pangan nasional menunjukkan tren penurunan pada awal pekan ini, Senin (6/4/2026). Mayoritas bahan kebutuhan pokok mulai dari bawang, beras, cabai, daging sapi, hingga telur ayam mengalami koreksi harga dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) oleh Bank Indonesia, harga bawang merah terpantau turun 7,31 persen menjadi Rp43.750 per kg. Begitu pula bawang putih turun 4,2 persen menjadi Rp38.750 per kg.
Penurunan harga juga dialami beras kualitas bawah I yang turun 8,62 persen di level Rp13.250 per kg. Untuk beras kualitas bawah II turun 10,34 persen menjadi Rp13.000 per kg. Kemudian beras kualitas medium I turun 10,94 persen di level Rp14.250 per kg.
Beras kualitas medium II turun 10,09 persen menjadi Rp14.250 per kg. Sementara itu beras kualitas super I turun 7,83 persen menjadi Rp15.900 per kg. Sementara beras kualitas super II turun 8,33 persen menjadi Rp15.400 per kg.
Untuk cabai merah besar turun 46,21 persen menjadi Rp26.250 per kg. Cabai merah keriting turun 39,47 persen menjadi Rp28.750 per kg. Cabai rawit hijau turun 51,46 persen menjadi Rp27.500 per kg. Sementara itu cabai rawit merah turun 22,74 persen menjadi Rp66.250 per kg.
Untuk komoditas daging ayam ras segar turun 26,02 persen menjadi Rp31.700 per kg. Daging sapi kualitas I turun 9,06 persen menjadi Rp135.000 per kg. Daging sapi kualitas II turun 3,71 persen menjadi Rp135.000 per kg.
Sedangkan untuk gula pasir kualitas premium turun di angka 15, 42 persen menjadi Rp17.000 per kg. Gula pasir lokal turun 3,97 persen menjadi Rp18.150 per kg. Minyak goreng curah naik 6,8 persen menjadi Rp18.500 per liter.
Sementara itu minyak goreng kemasan bermerek I turun 4,35 persen menjadi Rp22.000 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek II turun 6,62 persen menjadi Rp20.500 per liter. Dan telur ayam ras segar turun 7,34 persen menjadi Rp30.950 per kg.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.