Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi Saham Saat IHSG Tertekan Sentimen Negatif

Anggie Ariesta , Jurnalis-Jum'at, 05 Juni 2026 |08:34 WIB
Rekomendasi Saham Saat IHSG Tertekan Sentimen Negatif
Pergerakan pasar saham dipengaruhi berbagai sentimen eksternal, mulai dari ketidakpastian geopolitik. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

”Dengan posisi kas PGAS yang kuat, kami memperkirakan rasio pembayaran dividen (payout ratio) sekitar 80–95 persen pada 2026, menyiratkan dividend yield yang menarik di kisaran 11 persen dengan asumsi tidak ada impairment,” imbuhnya.

Senada, riset Global UBS Sekuritas dalam riset terbarunya mencatat kekuatan fundamental bisnis PGAS dengan aset infrastruktur dominan. PGAS mengoperasikan lebih dari 10 ribu kilometer pipa hilir atau setara 96 persen dari total jaringan pipa Indonesia. Selain itu, PGAS memiliki dua FSRU di Lampung dan Jawa Barat, ditambah fasilitas regasifikasi di Arun serta 12 blok migas di Indonesia dan Amerika Serikat (AS).

Secara keuangan, PGAS menurut riset ini memiliki neraca yang sehat dengan posisi net cash yang terus bertambah. Pada 2025, kas bersih PGAS sebesar USD594 juta dan diperkirakan meningkat menjadi USD1,090 juta pada 2026, lalu menjadi USD1,408 juta pada 2027.

Dengan posisi arus kas yang semakin sehat, PGAS diharapkan akan terus menjaga rasio dividen di level tinggi. Pada RUPS terbaru, PGAS mengumumkan pembayaran dividen dengan rasio sebesar 80 persen.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement