Pantauan di lokasi juga menunjukkan dampak langsung dari kenaikan harga BBM non subsidi tersebut. Antrean pengisian Pertalite untuk sepeda motor terlihat mengular, sementara jalur Pertamax relatif sepi.
Bahkan sekitar pukul 09.45 WIB, antrean di jalur Pertamax bagi pemotor sempat kosong. Para pengemudi ojek online pun berharap ada solusi yang dapat meringankan beban masyarakat, khususnya mereka yang menggantungkan pendapatan harian dari aktivitas berkendara di jalan.
"Harapannya bisa normal kembali kayak kemarin, ini terlalu tinggi soalnya (naiknya). Enggak cukup pendapatan saya," pungkasnya.
Sekadar informasi, harga Pertamax naik Rp3.950 menjadi Rp16.250 per liter dari harga sebelumnya Rp12.300 per liter. Sementara, harga Pertamax Green juga naik Rp4.100 menjadi Rp17.000 per liter dari harga sebelumnya Rp12.900 per liter.
"Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah," ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun dalam keterangannya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.