Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perusahaan Biofarmasi Jepang Investasi Rp539 Miliar di Industri Plasma Indonesia 

Rohman Wibowo , Jurnalis-Kamis, 16 Juli 2026 |12:00 WIB
Perusahaan Biofarmasi Jepang Investasi Rp539 Miliar di Industri Plasma Indonesia 
Investasi perusahaan biofarmasi asal Jepang, Takeda, dalam pengembangan ekosistem produk obat derivat plasma (PODP) di Indonesia. (foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

Secara kumulatif, realisasi investasi Jepang sepanjang periode 2021 hingga triwulan I 2026 mencapai USD18,1 miliar. Nilai tersebut mencatat pertumbuhan rata-rata tahunan sebesar 13,2 persen dan menyerap sebanyak 299.460 tenaga kerja.

Rekam jejak kemitraan yang kuat ini menjadi landasan untuk terus memperluas kolaborasi investasi di sektor-sektor prioritas, termasuk industri kesehatan.

Melalui kerja sama ini, pemerintah menargetkan peningkatan akses masyarakat terhadap produk obat derivat plasma yang sangat dibutuhkan sekaligus mendorong pengembangan ekosistem industri biofarmasi nasional yang berdaya saing, inovatif, dan berkelanjutan.

Sebagai langkah awal pengembangan jaringan plasma nasional berstandar global, bank plasma pertama ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement