Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Neraca Dagang RI Surplus USD3,55 Miliar pada Agustus 2026

Anggie Ariesta , Jurnalis-Kamis, 01 Oktober 2026 |13:21 WIB
Neraca Dagang RI Surplus USD3,55 Miliar pada Agustus 2026
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan kumulatif periode Januari hingga Agustus 2026 secara konsisten membukukan surplus. (Foto: Okezone.com/Pelindo)
A
A
A

Ditinjau dari sektornya, industri pengolahan menjadi penyumbang ekspor terbesar dengan nilai mencapai USD159,55 miliar atau naik 7,87 persen. Adapun tiga negara destinasi utama ekspor nonmigas Indonesia meliputi China senilai USD47,44 miliar (25,55 persen), Amerika Serikat sebesar USD22,41 miliar (12,07 persen), serta India dengan nilai USD12,77 miliar (6,88 persen).

Penyumbang utama surplus nonmigas selama delapan bulan pertama 2026 didominasi oleh komoditas lemak dan minyak hewani/nabati sebesar USD24,91 miliar, bahan bakar mineral USD18,84 miliar, besi dan baja USD12,10 miliar, nikel dan barang daripadanya USD8,38 miliar, serta alas kaki USD4,33 miliar.

Di sisi lain, total nilai impor kumulatif Indonesia periode Januari-Agustus 2026 tercatat sebesar USD186,39 miliar, naik 19,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Peningkatan ini bersumber dari impor nonmigas yang tumbuh 16,83 persen menjadi USD157,09 miliar serta impor migas yang melonjak 39,03 persen menjadi USD29,30 miliar.

Berdasarkan kategori penggunaannya, impor bahan baku/penolong menjadi komponen dominan dengan nilai transaksi mencapai USD133,38 miliar atau naik 20,67 persen.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement