Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Telkom (TLKM) Akselerasi Proses Perampingan 50 Entitas Usaha Rampung di 2026

Taufik Fajar , Jurnalis-Rabu, 14 Oktober 2026 |10:33 WIB
Telkom (TLKM) Akselerasi Proses Perampingan 50 Entitas Usaha Rampung di 2026
Telkom (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) dan penataan terhadap 26 entitas anak usaha untuk diselesaikan pada semester II-2026, sehingga program streamlining 50 entitas anak usaha sepanjang 2026 bisa tercapai.

Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno mengatakan, komitmen Telkom dalam mengakselerasi streamlining dilakukan dengan eksekusi yang disiplin. 

“Arahan pemegang saham kami maknai sebagai mandat untuk bergerak lebih cepat tanpa mengorbankan kehati-hatian. Karena itu, setiap entitas kami evaluasi secara menyeluruh, apakah relevan dengan bisnis inti, berkontribusi pada nilai grup, dan memiliki prospek yang jelas. Percepatan yang kami lakukan bukan hanya untuk mengejar jumlah, melainkan memastikan portofolio TelkomGroup semakin sehat, sumber daya terfokus pada empat segmen bisnis TelkomGroup, sehingga setiap OpCo dapat bergerak dengan lebih lincah,” ujar Nanang kepada wartawan di Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Lebih lanjut Nanang memaparkan, penataan portofolio anak usaha membuka peluang Telkom untuk mengoptimalkan nilai bisnis yang selama ini belum tergali secara maksimal. Saat ini, Telkom melakukan delayering bisnis ke dalam empat segmen utama, yaitu B2C, B2B Infrastructure, B2B ICT, International. 

“Penataan ini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi masing-masing segmen bisnis, membuka peluang kemitraan strategis, serta mendorong penciptaan nilai yang lebih tinggi. Transformasi menuju Strategic Holding ini turut mendukung Upaya Telkom dalam mencapai target valuasi lebih dari Rp550 triliun di tahun 2030,” jelasnya optimistis.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement