JAKARTA - Kondisi pasar yang melemah atau berfluktuasi memang dapat membuat investor merasa cemas, terutama bagi investor pemula. Namun, kondisi tersebut bukan berarti harus menghentikan investasi. Salah satu hal penting dalam menghadapi pasar yang sedang turun adalah memahami bahwa investasi memiliki risiko dan pergerakan nilai yang tidak selalu meningkat.
Dalam investasi reksa dana, Nilai Aktiva Bersih (NAB) dapat mengalami kenaikan maupun penurunan mengikuti kondisi pasar dan aset yang menjadi portofolio reksa dana. Lantas, bagaimana strategi yang dapat diterapkan investor ketika pasar sedang mengalami penurunan? MotionTrade telah merangkum tiga strategi yang dapat dilakukan investor dalam berinvestasi reksa dana, yaitu:
1. Fokus pada Tujuan Investasi Jangka Panjang
Pergerakan pasar dalam jangka pendek tidak selalu mencerminkan potensi investasi dalam jangka panjang. Oleh karena itu, investor perlu memiliki perspektif yang lebih luas dan tidak hanya terpaku pada fluktuasi harian. Evaluasi portofolio secara berkala untuk memastikan strategi investasi tetap sejalan dengan tujuan keuangan. Jika terdapat perubahan kondisi finansial atau profil risiko, investor dapat menyesuaikan kembali alokasi investasinya.
2. Jangan Terburu-buru Mengambil Keputusan karena Panik
Ketika pasar mengalami penurunan, investor sering kali terdorong untuk langsung menjual investasinya karena khawatir mengalami kerugian yang lebih besar. Padahal, keputusan investasi yang didasarkan pada kepanikan justru berpotensi membuat investor kehilangan kesempatan untuk mencapai tujuan keuangannya. Pastikan keputusan yang diambil tetap mempertimbangkan tujuan investasi, jangka waktu, serta profil risiko.
3. Terapkan Strategi Investasi Secara Berkala
Salah satu strategi yang dapat dipertimbangkan adalah Dollar Cost Averaging (DCA), yaitu berinvestasi secara rutin dengan nominal yang relatif sama selama periode tertentu, tanpa terlalu bergantung pada kondisi pasar. Strategi DCA dapat membantu membangun kedisiplinan investasi sekaligus mengurangi ketergantungan pada upaya menentukan waktu terbaik untuk masuk ke pasar (market timing).