JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyampaikan sudah saatnya Indonesia untuk menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi bencana. Tujuannya adalah agar jumlah korban jiwa akibat bencana bisa diminimalisir.
Apalagi, kondisi lndonesia yang berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik aktif utama dunia (Indo Australia, Pasifik dan Eurasia) memiliki potensi bencana geologi. Salah satunya adalah gempa bumi yang dalam beberapa kasus disertai dengan kejadian tsunami.
Baca Juga: Kementerian ESDM Rapatkan Barisan, Cari Apa yang Terbaik untuk Palu
"Apakah kita bisa tau kapan gempa itu akan terjadi dan besarnya seberapa. Secara ilmiah tidak bisa. Gunung meletus pun kapan dan sebesar apa kita tidak tahu," ujarnya dalam acara seminar mengenai ”Informasi Geologi Sebagai Dasar Untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca terjadinya Gempa bumi Palu" di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (12/10/2018).
