nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dody Budi Waluyo Jadi Komisioner OJK, Ini Latar Belakangnya!

Widi Agustian, Jurnalis · Kamis 26 September 2019 18:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 26 20 2109725 dody-budi-waluyo-jadi-komisioner-ojk-ini-latar-belakangnya-opkrUZLNKe.jpg Komisioner OJK Dody Budi Waluyo (Foto: Bank Indonesia)

JAKARTA - Dody Budi Waluyo mengucapkan sumpah jabatan sebagai Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ex-officio dari Bank Indonesia (BI) pada Rabu 25 September 2019.

Dirinya mengucapkan sumpah di hadapan Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH, di Jakarta. Dody Budi Waluyo menggantikan Mirza Adityaswara yang masa jabatannya telah berakhir. Demikian berdasarkan keterangan tertulis BI.

Baca Juga: Bank Dunia Ingatkan soal Perlambatan Ekonomi RI, Sri Mulyani Waspada

Pengucapan sumpah dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 82/P tahun 2019 tanggal 3 September 2019. Dalam pelaksanaan sumpahnya, Dody berkomitmen akan melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK ex-officio dari Bank Indonesia dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan yang berkenaan dengan tugas dan kewajiban.

Pengucapan sumpah tersebut disaksikan oleh Gubernur Bank Indonesia, pimpinan Mahkamah Agung, pimpinan OJK, dan para Hakim Agung.

Baca Juga: The Fed Perkirakan AS Tak Akan Alami Resesi

Dody Budi Waluyo resmi menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 18 April 2018 sesuai dengan keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 69/P Tahun 2018 tanggal 13 April 2018, untuk periode jabatan 2018 – 2023. Sebelumnya sebagai Asisten Gubernur, Dody adalah Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi & Moneter sejak tahun 2016 hingga Maret 2018.

Posisi penting lainnya yg pernah dijabat Dody, salah satu ekonom terbaik Bank Indonesia, a.l.sebagai Kepala Departemen Manajemen Strategis & Tata Kelola selama kurun waktu 2014-2016, Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi & Moneter (2013-2014), Kepala Departemen Perencanaan Strategis & Hubungan Masyarakat (2012-2013), Direktur Direktorat Internasional (2012), Kepala Biro Direktorat Internasional (2010-2012). Dody juga pernah menjabat Deputi Direktur Departemen Sumber Daya Manusia (2010), Kepala Biro Direktorat Pengelolaan Moneter (2006-2010), Peneliti Ekonomi Madya Senior Direktorat Statistik Ekonomi & Moneter (2005-2006), Kepala Bagian Direktorat Statistik Ekonomi & Moneter (2003-2005), serta Kepala Bagian Departemen Sumber Daya Manusia (2002-2003).

Baca Juga: Bank Dunia Ingatkan soal Perlambatan Ekonomi RI, Sri Mulyani Waspada

Mengawali kariernya di Bank Indonesia sebagai Staf Departemen Sumber Daya Manusia pada tahun 1988, Dodi juga pernah bertugas sebagai anggota Working Group G20, BIS, IMF, dan World Bank, di Bidang Moneter dan Keuangan. Selanjutnya Dody menjadi anggota Working Group FDI Statistics di ASEAN pada 2003-2006, dan sebagai Advisor to Executive Directorat South East Asia Voting Group Office, International Monetary Fund, Washington D.C, USA pada tahun 2000-2003.

Dody lahir di Jakarta, 19 September 1961. Ia menempuh pendidikan sarjana di bidang Ilmu Ekonomi & Studi Pembangunan Universitas Indonesia (UI). Kemudian, Dody melanjutkan pendidikan di University of Colorado, AS dan meraih gelar Master of Business Administration (MBA).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini