BANYUMAS – Walaupun pandemi belum mereda, segelintir usaha kecil menengah yang berada di Banyumas justru sudah mudah bangkit kembali. Kali ini peluang usaha datang dari pengolahan singkong yang dilakukan salah satu seorang warga Desa Rawaheng, Kecamatan Wangon, Banyumas Jawa Tengah yakni Edi Santosa.
Singkong diolah menjadi keripik singkong dengan ragam varian rasa seperti jagung bakar, jagung manis, keju, dan balado. Dengan mempekerjakan masyarakat sekitar, dari usaha pengolahan keripik singkong tersebut tentunya dapat menjadi lapangan usaha baru.
Baca Juga: Ciptakan Ketahanan Pangan di Rumah, Yuk Mulai Budidaya Wortel
Keripik singkong produksi Edi Santosa saat ini sudah berhasil merambah ke berbagai kota bahkan dijadikan oleh-oleh untuk keluar negeri. Olahan keripik singkong tersebut diberi nama Sriping Tela Ne.
Awal mula usaha ini dimulai saat dirinya mencoba membuat keripik tersebut untuk dinikmati sendiri dan dibagikan kepada para tetangga. Namun, karena rasa gurih dan unik yang diberikan dari varian singkong tersebut, membuat Edi memantapkan pilihan untuk memasarkan keripik singkong tersebut.
Baca Juga: Cerita Sandiaga Uno Kena PHK hingga Jadi Orang Terkaya
Sejak awal Agustus 2019 akhirnya Edi mencoba menggunakan singkong dari berbagai wilayah. Namun tidak semua singkong cocok diolah menjadi keripik . Menurutnya, hanya singkong yang berasal dari Karanglewas, Purwokerto yang sesuai.
Namun pada awal adanya pandemi usaha Edi mengalami kendala, yakni terhambatnya pemasaran dan produksi. Tapi seiring berjalannya waktu, usaha milik Edi berjalan dan bangkit secara perlahan.