Menurut Teddy, sistem Open API penting dilakukan untuk menggaet para pemain jasa keuangan di Tanah Air.
"Open banking API system sangat penting, kita juga kerjasama dengan sejumlah fintech player seperti peer 2 peer lending, kita juga sudah bersepakat dengan notable peer 2 peer lending, kemudian payment gateway company, security trading and custodian, online markerplace dan sebagianya," jelasnya.
Teddy meyakini bahwa dengan kolaborasi tersebut MotionBanking dapat mewujudkan jasa keuangan yang inklusif yang dapat dinikmati tidak hanya dari grup internal MNC melainkan juga seluruh masyarakat Indonesia.
"Kami sedang dalam berusaha mengganti our core sistem both of lending and borrowing untuk menjadi digital-core di mana kita sangat fokus terhadap open API system," tukasnya.
Seperti diketahui, mulai awal Agustus 2021, layanan MotionBanking telah sepenuhnya full biometric on-boarding. Artinya, seluruh layanan akan sepenuhnya digital, meski masih ada kantor fisik yang akan dibuka.
"Kami sudah full biometric on-boarding, jadi untuk menjadi nasabah kami sangat mudah, tinggal download aplikasi, selfie, dan melengkapi data lain dan selesai," tuturnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.