Share

Patok Harga Rights Issue Rp2.080, XL Axiata Raup Dana Rp4,99 Triliun

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Kamis 08 Desember 2022 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 08 278 2723083 patok-harga-rights-issue-rp2-080-xl-axiata-raup-dana-rp4-99-triliun-sZ4puocAm6.jpg Rights Issue EXCL (Foto: Okezone)

JAKARTA – PT XL Axiata Tbk (EXCL) mematok harga rights issue atau penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) Rp2.080 sehingga jumlah dana yang akan dikantongi mencapai Rp4,99 triliun.

Pada aksi korporasi tersebut, perseroan akan menerbitkan 2.403.755.889 saham baru. Jumlah saham itu setara 18,31% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah PMHMETD III ini dengan nilai nominal Rp 100 per saham.

Dijelaskan bahwa setiap 25.000 saham lama yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan (DPS) pada tanggal 16 Desember 2022 pukul 16.00 WIB mempunyai 5.633 HMETD, di mana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 saham baru yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.

Dalam hal pemegang saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan, sesuai dengan Peraturan OJK No. 32/POJK.04/2015 pasal 33 tentang HMETD, hak atas pecahan saham tersebut wajib dijual oleh perseroan dan hasil penjualannya dimasukan ke dalam rekening perseroan.

HMETD ini diperdagangkan di BEI dan dilaksanakan selama 5 hari kerja mulai tanggal 20 Desember 2022 sampai dengan tanggal 26 Desember 2022.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Jika saham baru yang ditawarkan dalam PMHMETD III ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang HMETD porsi publik, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham perseroan lainnya yang telah melaksanakan haknya dan melakukan pemesanan saham baru tambahan, seperti yang tercantum dalam surat bukti hak memesan efek terlebih dahulu (SBHMETD) atau formulir pemesanan pembelian saham tambahan.

Dalam hal terdapat kelebihan pemesanan, maka saham baru akan dijatahkan secara proporsional berdasarkan jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan efek berdasarkan harga pelaksanaan.

Apabila setelah alokasi pemesanan saham baru tambahan, masih terdapat sisa saham baru, maka berdasarkan maka berdasarkan Perjanjian Pembelian Siaga Saham Dalam Rangka Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu III tanggal 8 September 2022 perseroan dan Axiata Investments (Indonesia) Sdn Bhd (AII), AII sebagai pembeli siaga, wajib membeli seluruh sisa saham baru tersebut.

Berdasarkan Surat No. LM00940/2 tanggal 7 September 2022 tentang Surat Pernyataan terkait Rencana PUT III dari AII tertanggal 7 September 2022, AII menyatakan bahwa sebagai pemegang saham utama dan pemilik 6.559.247.263 lembar saham dalam perseroan, AII akan melaksanakan seluruh HMETD yang dimilikinya dalam PMHMETD III.

Dengan jumlah sebesar Rp 3,07 triliun atau 1.477.929.593 saham dan dalam kapasitasnya sebagai pembeli siaga juga akan membeli sisa saham baru yang tidak diambil bagian oleh pemegang saham perseroan lainnya dengan jumlah sebanyak-banyaknya sebesar Rp 1,92 triliun atau dengan jumlah sebanyak-banyaknya 925.826.296 saham.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini