Akselerasi pada industri pergadaian nasional turut dirasakan secara nyata oleh segmen pergadaian barang mewah (luxury pawn). Skema pembiayaan berbasis agunan aset (asset-backed lending) semakin diminati oleh kalangan High Net Worth Individuals (HNWI), pengusaha, serta kolektor yang membutuhkan likuiditas bernilai besar dalam waktu singkat tanpa friksi administratif perbankan.
Direktur PT Lesca Gadai Premier Bastian Purnama, mengungkapkan bahwa pertumbuhan industri pergadaian yang konsisten mencerminkan makin tingginya kepercayaan pemilik modal terhadap fleksibilitas produk pergadaian sebagai jembatan modal kerja.
"Banyak pengusaha dan kolektor menyadari bahwa menjual aset fisik premium seperti jam tangan bernilai tinggi (haute horlogerie), tas desainer, hingga perhiasan berlian, bukanlah pilihan taktis saat pasar berfluktuasi atau saat nilai aset tersebut tengah terapresiasi," katanya.
"Melalui skema gadai premium, nasabah dapat mengoptimalkan nilai likuiditas laten dari koleksi mereka hingga miliaran rupiah guna menangkap momentum peluang usaha baru, sementara kepemilikan aset tetap terjaga seutuhnya," sambungnya.
Menjawab imbauan OJK terkait volatilitas harga agunan dan mitigasi risiko, Bastian menegaskan komitmen Lesca Gadai Premier dalam menerapkan standardisasi operasional berkelas dunia. Perseroan mengandalkan tim penaksir (appraiser) profesional bersertifikat dengan basis data nilai pasar sekunder internasional, serta telah mengantongi sertifikasi ganda internasional.
Transformasi Pergadaian ke Ranah Wealth Management