Irvan menekankan soal edukasi adalah kunci agar investor tidak sekadar terjun ke pasar berdasarkan tren sesaat, melainkan melalui pertimbangan analisis yang mendalam. Dia berharap melalui ajang seperti ini, para peserta dapat memahami mekanisme transaksi dengan lebih bijak sehingga mampu meminimalisir perilaku investasi yang emosional.
"Kami juga berharap para investor Indonesia ini juga memiliki pemahaman dan pengetahuan yang baik, sehingga setiap keputusan investasi yang dilakukan adalah keputusan investasi yang dengan penuh pertimbangan dan dapat dipertanggungjawabkan," tutur Irvan.
Lebih lanjut, dirinya menyoroti adanya fenomena "transaksi dulu baru belajar" yang kerap ditemui di kalangan investor pemula harus diubah menjadi budaya investasi yang berbasis riset.
Irvan lantas mendorong agar sekuritas lain dan para pemangku kepentingan di pasar modal terus menggelar kegiatan edukasi yang serupa untuk memperluas distribusi kepemilikan saham di Indonesia.
"Sekali lagi kepada MNC Sekuritas sudah mengadakan acara yang sangat baik ini, dan ke depan kita harapkan bahwa MNC Sekuritas akan terus mengadakan acara-acara serupa. Dan kami juga berharap para sekuritas lain atau stakeholders lain dapat mengadakan acara serupa yang bertujuan untuk membangun kekuatan investor Indonesia, terutama investor-investor ritel muda kita," kata Irvan.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.